Tidak sedikit orang tua refleks berkata:
“Jangan kotor-kotoran!”
saat melihat anak bermain tanah, pasir, atau cat warna-warni.
Padahal, aktivitas seperti ini justru penting untuk perkembangan anak.
Bermain kotor membantu anak mengeksplorasi tekstur, melatih sensorik, meningkatkan kreativitas, hingga melatih kemampuan problem solving.
Saat anak bermain pasir misalnya, mereka belajar menggenggam, menuang, membentuk, dan merasakan berbagai sensasi baru.
Aktivitas seperti ini juga membantu anak lebih aktif bergerak dan belajar melalui pengalaman langsung.
Tentu, orang tua tetap perlu memastikan area bermain aman dan bersih. Namun sesekali membiarkan anak bereksplorasi bukan berarti orang tua membiarkan anak sembarangan.
Karena bagi anak, bermain bukan hanya soal bersenang-senang…
tetapi juga cara mereka belajar memahami dunia